Panduan
EN
Masuk

Mulai dari Sini

Urutan paling aman untuk pengguna baru: dari login sampai kanal siap dibagikan.

K · 25 Okt 2026 · 2 menit baca · Diperbarui 25 Okt 2026

Ringkasan

Panduan ini adalah urutan paling aman untuk kamu yang baru pertama kali memakai Kanal. Tujuannya sederhana: punya satu halaman kanal yang rapi, bisa dibuka publik, dan siap dibagikan ke media sosial atau WhatsApp.

Yang Perlu Disiapkan

  • Nama brand, usaha, atau nama pribadi yang ingin ditampilkan.
  • Foto profil atau logo berukuran persegi.
  • Nomor WhatsApp aktif dengan format 628xxx.
  • 3–5 link utama yang ingin diklik pengunjung.
  • Satu tujuan utama: mengarahkan ke WhatsApp, menampilkan produk, mengumpulkan kontak, atau membagikan semua link.

Urutan Langkah

  1. Masuk ke Dashboard. Setelah login, kamu akan melihat menu di sisi kiri. Di layar kecil, buka menu lewat ikon hamburger.
  2. Buat kanal pertama. Buka MyKanal, klik Buat Kanal Baru, lalu isi judul dan slug. Pilih template awal jika ingin lebih cepat. Detailnya ada di artikel Membuat Kanal.
  3. Kenali dashboard. Pahami menu MyKanal, Toko WhatsApp, Kontak, dan Analitik. Kamu tidak perlu memakai semua menu di hari pertama.
  4. Atur WhatsApp. Isi nomor WhatsApp di Pengaturan Profil. Nomor ini dipakai tombol chat dan syarat agar produk bisa tampil.
  5. Susun halaman. Buka editor kanal, atur foto profil dan deskripsi, lalu tambahkan link utama, produk, atau form. Mulai dari versi sederhana.
  6. Tes dan bagikan. Buka URL publik kanal di mode incognito atau perangkat lain. Pastikan semua tombol bisa diklik, lalu bagikan lewat menu Sosial & Bagikan.

Checklist Sebelum Dibagikan

  • Judul dan slug kanal sudah benar.
  • Foto profil dan deskripsi sudah terisi.
  • Minimal satu tombol atau link utama bisa diklik.
  • Nomor WhatsApp sudah benar dan bisa dihubungi.
  • Produk, blog, atau event yang ditampilkan sudah berstatus aktif/published.
  • Halaman sudah dites dari HP, bukan hanya dari laptop.

Tips

  • Jangan menunggu halaman “sempurna”. Satu halaman sederhana yang jelas lebih berguna daripada halaman penuh yang belum selesai.
  • Gunakan satu ajakan utama. Terlalu banyak tombol membuat pengunjung bingung.
  • Simpan URL publik kanal di catatan atau bio media sosial setelah semuanya dites.

Kesalahan Umum

  • Membagikan link sebelum mengecek tombol dan nomor WhatsApp.
  • Mengganti slug setelah link tersebar, sehingga link lama tidak berfungsi.
  • Menambahkan terlalu banyak komponen di hari pertama.
  • Lupa bahwa produk hanya tampil jika kanal aktif dan WhatsApp sudah diisi.
Apakah artikel ini membantu?

Tidak menemukan jawaban?

Kirim pertanyaan ke tim dukungan. Kami biasanya membalas dalam 1×24 jam kerja.

Hubungi kami

Artikel terkait