Ringkasan
Panduan ini adalah urutan paling aman untuk kamu yang baru pertama kali memakai Kanal. Tujuannya sederhana: punya satu halaman kanal yang rapi, bisa dibuka publik, dan siap dibagikan ke media sosial atau WhatsApp.
Yang Perlu Disiapkan
- Nama brand, usaha, atau nama pribadi yang ingin ditampilkan.
- Foto profil atau logo berukuran persegi.
- Nomor WhatsApp aktif dengan format
628xxx. - 3–5 link utama yang ingin diklik pengunjung.
- Satu tujuan utama: mengarahkan ke WhatsApp, menampilkan produk, mengumpulkan kontak, atau membagikan semua link.
Urutan Langkah
- Masuk ke Dashboard. Setelah login, kamu akan melihat menu di sisi kiri. Di layar kecil, buka menu lewat ikon hamburger.
- Buat kanal pertama. Buka MyKanal, klik Buat Kanal Baru, lalu isi judul dan slug. Pilih template awal jika ingin lebih cepat. Detailnya ada di artikel Membuat Kanal.
- Kenali dashboard. Pahami menu MyKanal, Toko WhatsApp, Kontak, dan Analitik. Kamu tidak perlu memakai semua menu di hari pertama.
- Atur WhatsApp. Isi nomor WhatsApp di Pengaturan Profil. Nomor ini dipakai tombol chat dan syarat agar produk bisa tampil.
- Susun halaman. Buka editor kanal, atur foto profil dan deskripsi, lalu tambahkan link utama, produk, atau form. Mulai dari versi sederhana.
- Tes dan bagikan. Buka URL publik kanal di mode incognito atau perangkat lain. Pastikan semua tombol bisa diklik, lalu bagikan lewat menu Sosial & Bagikan.
Checklist Sebelum Dibagikan
- Judul dan slug kanal sudah benar.
- Foto profil dan deskripsi sudah terisi.
- Minimal satu tombol atau link utama bisa diklik.
- Nomor WhatsApp sudah benar dan bisa dihubungi.
- Produk, blog, atau event yang ditampilkan sudah berstatus aktif/published.
- Halaman sudah dites dari HP, bukan hanya dari laptop.
Tips
- Jangan menunggu halaman “sempurna”. Satu halaman sederhana yang jelas lebih berguna daripada halaman penuh yang belum selesai.
- Gunakan satu ajakan utama. Terlalu banyak tombol membuat pengunjung bingung.
- Simpan URL publik kanal di catatan atau bio media sosial setelah semuanya dites.
Kesalahan Umum
- Membagikan link sebelum mengecek tombol dan nomor WhatsApp.
- Mengganti slug setelah link tersebar, sehingga link lama tidak berfungsi.
- Menambahkan terlalu banyak komponen di hari pertama.
- Lupa bahwa produk hanya tampil jika kanal aktif dan WhatsApp sudah diisi.