
1. Bane – Damage Sakit, Build Fleksibel
Bane mungkin dikenal sebagai hero klasik, tapi jangan remehkan kekuatannya. Apalagi setelah beberapa rework dan buff, Bane sekarang bisa dimainkan dengan build physical atau magic, tergantung kebutuhan tim.
Keunggulan Bane:
-
Clear wave cepat, cocok untuk split push.
-
Ultimate area luas, cocok untuk zoning saat teamfight.
-
Skill 2-nya bisa menghasilkan burst damage besar.
Dengan combo skill yang simpel tapi sakit, Bane bisa menjadi core atau sidelaner efektif yang bikin musuh kaget dengan damage-nya.
2. Zhask – Mage Anti Rame yang Bikin Frustrasi
Zhask adalah mage yang jarang terlihat di ranked saat ini, padahal dia punya kontrol lane yang luar biasa. Keunggulan Zhask terletak pada Nightmaric Spawn-nya, yakni alien kecil yang bisa menyerang dan menyerap damage.
Kenapa Zhask GG?
-
Sulit digank saat turret aktif.
-
Cocok buat defense dan zoning musuh.
-
Skill ultimate-nya bisa mengubah alur war.
Jika kamu main di Gold Lane atau Mid Lane, Zhask bisa jadi pilihan brilian untuk menahan dan memukul balik tekanan musuh.
3. Helcurt – Assassin Senyap Si Perusak Komunikasi
Dulu, Helcurt adalah langganan ban di rank tinggi, tapi sekarang mulai terlupakan. Padahal, Helcurt masih sangat mematikan di tangan pemain yang cerdas.
Kelebihan Helcurt:
-
Skill silence bikin musuh gak bisa balas serangan.
-
Ultimate-nya membuat seluruh musuh buta map, cocok buat gank atau teamfight dadakan.
-
Burst damage tinggi buat culik hero core musuh.
Dengan posisi dan timing yang tepat, Helcurt bisa mengacak-acak formasi musuh dan bikin mereka panik.
4. Argus – Fighter Abadi dengan Lifesaver Ult
Argus memang jarang muncul di scene kompetitif, tapi dia bisa jadi hero clutch yang sangat menyebalkan. Dengan skill ultimate-nya, Argus bisa kebal dari kematian selama beberapa detik, lalu membalikkan keadaan.
Kenapa Argus efektif?
-
Sangat kuat dalam 1v1 dan duel panjang.
-
Skill 2 bisa mengejar musuh dan memberikan slow.
-
Ult-nya sering membuat musuh salah perhitungan.
Jika digunakan di sidelane dengan build sustain + damage, Argus bisa snowball dan bikin lawan kesulitan menghadapinya sendiri.
5. Rafaela – Support Murah, Efek Maksimal
Banyak pemain menghindari role support, tapi Rafaela adalah salah satu support underrated yang bisa sangat menentukan jalannya pertandingan.
Kelebihan Rafaela:
-
Skill 1 memberikan heal dan movement speed ke seluruh tim.
-
Skill 2 bisa slow dan poke musuh dari jauh.
-
Ult-nya mampu stun area lebar untuk inisiasi atau penyelamatan.
Dengan mobilitas dan sustain yang ia bawa, Rafaela sangat cocok dimainkan oleh pemain solo yang ingin menjaga tempo permainan dan bantu tim tetap hidup.
Tips Push Rank Pakai Hero Underrated:
-
Pelajari skill set dan timing hero dengan baik.
-
Gunakan build dan emblem terbaru, cek winrate dari top global user.
-
Manfaatkan kejutan—musuh sering tidak siap melawan hero yang jarang dipakai.
-
Main objektif, bukan egois. Hero-hero ini kuat jika kamu fokus pada push, zoning, dan rotasi yang efektif.
-
Jangan takut eksperimen, karena meta itu dinamis—hero yang dulu dilupakan bisa jadi raja di patch selanjutnya.
Bukan cuma hero meta yang bisa bantu kamu menang. Kadang, strategi terbaik adalah yang tak terduga. Dengan menggunakan hero-hero underrated seperti Bane, Zhask, Helcurt, Argus, dan Rafaela, kamu bisa mencuri kemenangan di ranked dengan cara yang unik dan efektif.
Jadi, siap jadi pemain anti-mainstream yang tetap auto win? Coba hero-hero terlupakan ini, dan rasakan sendiri kekuatannya!
















